Demonstrasi Kuasa Allah (Lukas 7:11–17)
Kebenaran:
Ayat 12. “Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.
Ayat 13. Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: “Jangan menangis!”
Di dalam Allah selalu ada belas kasihan, Dialah satu-satunya yang mengerti pergumulan hidup kita dan mampu untuk menyelesaikannya.
Yesus mendemonstrasikan kuasa Allah dihadapan para murid dan banyak orang, dengan tujuan agar mereka mengenal Yesus inilah yang dijanjikan Bapa sebagai Sang Juruselamat dan melaluiNyalah Bapa dipermuliakan.
Kuasa Allah yang dinyatakan itu bukan didasarkan oleh keinginan manusia, bukan pula oleh suatu peristiwa, namun oleh karena Allah sendiri yang menghendakiNya dan itu pasti untuk kemuliaanNya.
Yesus tinggal di hati setiap orang percaya, para muridNya, dan Dia mengerakkan hati kita untuk menyatakan belas kasih Bapa kepada siapa Dia menuntun kita, di sana pasti akan diterjadi Kuasa Allah yang mengubahkan keadaan, dan semua itu untuk kemuliaan NamaNya.
Aplikasi:
Bersiaplah untuk digerakkan hati mu oleh belas kasih Yesus, menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang. Sumber Pdt David Samuel