News Breaking
Youtube
wb_sunny

Breaking News

Jasa vs Iman (Lukas 7:1–10)

Jasa vs Iman (Lukas 7:1–10)

Kebenaran:
Ayat 4. “Mereka datang kepada Yesus dan dengan sangat mereka meminta pertolongan-Nya, katanya: “Ia layak Engkau tolong,

Ayat 5. sebab ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami.”

Ayat 9. Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!”
Allah tetaplah Allah, keputusanNya tidak dipengaruhi oleh jasa manusia, sehingga Ia berhutang budi kepada manusia.

Tua-tua Yahudi merasa tidak enak hati bila permintaan seorang Perwira Roma yang telah berjasa dalam pembangunan Bait Suci, tidak terpenuhi. Untuk itu mereka datang kepada Yesus agar Dia bersedia memenuhi permintaan Perwira itu untuk menyembuhkan hamba Perwira yang hampir mati itu.
Yesus memutuskan untuk pergi bersama mereka, Ia tahu apa yang hendak diajarkan kepada banyak orang, bahwa mujizat itu terjadi bukan didasarkan jasa seseorang sehingga Allah berhutang budi, melainkan karena iman kepada Yesus. 
Dan benar saja, ketika dilihat Perwira kehadiran Yesus dari jauh, perwira itu mengucapkan perkataan iman, bukan mengucapkan jasa-jasanya telah menolong orang Israel. Dan Yesus meneguhkan perkataan iman Perwira itu, sehingga terjadilah mujizat kesembuhan.

Bagaimana perasaan kita saat dalam pergumulan dan berdoa kepada Allah, apa yang menjadi dasar permohonan yang kita sampaikan kepadaNya? Apa karena banyaknya pekerjaan Tuhan yang sudah kita kerjakan menjadikan itu sebagai sarana doa? Ataukah merendahkan diri dihadapan Allah dan menaikkan doa dalam iman kepada Yesus Kristus?

Aplikasi:
Buanglah semua tanda jasa yang melekat pada diri, saat menghadap hadirat Allah, sebab Dia mencari adakah iman di bumi ini. Sumber Pdt David

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.