Ps Yudi Lau : Sudahkah Anda Rendah Hati?
“Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.”
(Yakobus 1:17)
DI SAAT kita sudah melakukan yang terbaik...
DI SAAT kita sudah berkata jujur...
DI SAAT kita sudah mengasihi sesama SEPERTI kita mengasihi diri kita sendiri...
DI SAAT kita sudah melayani deengan ikhlas dan tanpa pamrih...
DI SAAT kita ingin mewujudkan impian kita...
Namun kita tetap menerima cacian dengan tudingan yang sangat melukai hanya karena perbedaan pendapat.
APAKAH itu tetap suatu anugerah?
YA, itu tetap suatu ANUGERAH...
karena di saat kita di sakiti dan di kecewakan, tetapi kita bisa MENGAMPUNI, itu adalah suatu RAHMAT...
KITA akan bisa MENGAMPUNI kalau KASIH TUHAN mengalir dalam diri kita,
itu adalah wujud nyata campur tangan TUHAN dalam hidup kita.
SO... BERTERIMA KASIHLAH kepada orang yang telah menyudutkan kita,
walaupun kita tidak salah, karena itu memberi KESEMPATAN kepada
kita untuk MEMBALAS KEJAHATAN DENGAN N PENGAMPUNAN,
MENGASAH KETEGARAN kita,
MEMBENTUK kita menjadi PRIBADI YANG BIJAK DAN RENDAH HATI.
“Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.” (Mazmur 25:9)
KERENDAHAN HATI seseorang DI NILAI dari rasa hormatnya terhadap mereka yang tlah berjasa dalam hidupnya,
Tetapi KERENDAHAN HATI seseorang TERUJI ketika ia tetap bersukacita, walaupun orang lain tidak menghargai jasa²nya.
Pertanyaannya,
"Rendah hatikah kita?"
“Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.”
(Amsal 22:4)
Goϑ ϐlešš Yoυ