Ps Yudi Lau : Kristen Sejati Harus Memberikan Dampak Kebaikan
“Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” (Roma 14:17)
Refleksi Dalam hidupnya, Mahatma Gandi, tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan India dengan cara damai, sering mengutip ayat² di Alkitab.
Sorang misionaris, E. Stanley Jones bertemu Gandhi bertanya, "Anda sering mengutip kata² KRISTUS, mengapa anda kelihatannya keras menolak untuk menjadi pengikutnya?"
"Saya tak pernah menolak KRISTUS... Saya suka KRISTUS anda, tetapi saya tidak suka dengan orang Kristen anda. Jika orang Kristen benar² hidup menurut ajaran KRISTUS, seperti yang saya pelajari dalam Alkitab, seluruh India sudah menjadi Kristen hari ini."
Kita akan mengerti mengapa Gandhi mempunyai pandangan itu jika kita melihat pada pengalamannya saat ia bekerja sebagai seorang pengacara di Afrika Selatan yang masih sistem apartheid pada waktu itu.
Sebagai seorang anak muda, Gandhi sangat tertarik dengan Kekristenan dan ia mempelajari Alkitab dengan serius.
Di pagi minggu saat ia mau melangkah masuk ke gereja, seorang penerima tamu menghalangi langkahnya.
"Mau ke mana kamu orang kafir?" tanya seorang pria berkulit putih padanya dengan nada yang angkuh.
Gandhi menjawab, "Saya ingin mengikuti ibadah di sini."
Penatua gereja itu membentaknya dengan berkata, "Tidak ada ruang untuk orang kafir di gereja ini... Enyahlah dari sini atau saya akan meminta orang untuk melemparkan kamu keluar!"
Suatu tindakan angkuh dari seorang yang seharusnya mewakili KRISTUS menghentikan langkah seorang Gandhi untuk menjadi orang Kristen, namun dia tak dapat menyangkal Kebenaran Ajaran dan juga Teladan Hidup KRISTUS, itulah yang membuatnya mengangkat hal² baik yang di temukan dalam Ajaran KRISTUS dan menerapkannya sebagai Falsafah Kehidupan.
BILA KEKRISTENAN HANYA DI JALANI SECARA SYARATNYA DAN BUKAN HAKEKATNYA, MAKA TIDAK AKAN MEMBERIKAN DAMPAK KEBAIKAN BAGI KEHIDUPAN MANUSIA SECARA MENYELURUH.
“Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.” (Efesus 5:8-10)
Goϑ ϐlešš Yoυ