Ps Yudi Lau : Jangan Pernah Terpengaruh Pendapat Negatif Orang Lain
Refleksi Anak kecil kehilangan sandalnya di laut, lalu dia menulis di bibir pantai, "Ini laut adalah Pencuri."
Tak jauh dari situ ada seorang nelayan yang banyak mendapatkan tangkapan ikan, lalu dia menulis di bibir pantai, "Ini laut sangat Dermawan."
Seorang pemuda tenggelam di laut, lalu ibunya yang menangis ter-sedu² menulis di bibir pantai, "Ini laut adalah Pembunuh."
Seorang kakek memancing di laut dan mendapatkan beberapa mutiara, lalu dia menulis di bibir pantai, "Ini laut sangat Mulia dan Terhormat."
Lalu datang Ombak yang agak tinggi dan menghapus semua tulisan yang ada di bibir pantai.
Kemudian si laut berkata dengan lembut, "Jangan terlalu memperdulikan komentar² orang lain jika engkau ingin menjadi LAUTAN SAMUDERA."
Jangan menutupi HATI kita dengan sebuah PIKIRAN BURUK, walau hanya seujung kuku, Bila HATI kita TERTUTUP, maka TERTUTUPLAH SEMUA.
AIR yang banyak di LAUTAN SAMUDRA takkan sanggup menenggelamkan sebuah perahu kecil yang ada di atasnya, kecuali kalau air itu mulai masuk ke dalam perahu.
Demikian juga dengan Hidup ini, gosip dan segala Penilaian negatif akan selalu ada di sekeliling kita.
namun semuanya itu takkan sanggup menenggelamkan kita, kecuali kita membiarkan smua itu masuk ke dalam bejana HATI kita.
Penilaian dan Perkataan Negatif bisa Membunuh karakter seseorang, namun Penilaian dan Perkataan Negatif ini tak perlu kita hiraukan.
Jangan sampai Opini Negatif itu Menghentikan dan Memadamkan Semangat kita, tetapi jadikan itu sebagai Pemicu Semangat kita untuk membuktikan bahwa kita tidak lah seperti yang mereka katakan.
UNTUK MENEMUKAN JATI DIRI KITA YANG SEBENARNYA, KITA HARUS BISA HIDUP TANPA TERGANTUNG PADA PENDAPAT ORANG LAIN.
“Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan.” (Amsal 15:2)
Goϑ ϐlešš Yoυ