Ps Yudi Lau : Saat Mengalami Luka Hati
Setiap orang pasti memiliki Hati,
tempat berkumpulnya semua rasa baik suka maupun duka.
Di dalam Hati ada cinta, ada kecewa, sedih, terluka, kepahitan, bahagia, senang, harapan, dan juga masih banyak rasa² yg lain.
Orang akan lebih mudah untuk mengungkapkan perasaan senangnya,
namum banyak di antara mereka yang lebih memilih untuk menyimpan dalam² lukanya.
Kita pasti akan mendapat “paku-paku” yang dapat melukai hati kita.
Saat seseorang yang menggoreskan sebuah luka dgn menggunakan “paku”,
tak sedikit orang yang memungut “paku” itu dan menyimpannya.
Banyak orang lebih suka menyimpan dendam.
Saat dendam itu di pelihara, maka menimbulkan Akar Pahit. Akar Pahit membuat hidup kita tidak Damai Sejahtera.
TUHAN tak pernah mengajarkan dendam,
namun DIA selalu mengajarkan Kasih yang penuh dengan Pengampunan.
Saat orang lain melukai hati kita,
datanglah kepadaNYA, karena hanya DIA yang mampu menyembuhkan Luka Hati yang tersembunyi.
Saat kita membuka Pintu Pengampunan,
maka berkat² yang dari sorga itu pun akan tercurah ke dalam kehidupan kita.
Orang beriman selalu punya Hati yang Berbelas Kasih, Orang beriman selalu menimba Kasih TUHAN yang senantiasa mengalir dalam hidupnya.
TUHAN pasti menyembuhkan semua luka hati dan juga membuang rasa² negatif,
seperti dengki, iri, dendam dan lainnya yang dapat merusak hubungan kita dengan orang lain.
TUHAN juga akan menempatkan Kasih di dalam Hati kita, agar kita bisa lebih banyak lagi untuk mengasihi orang lain.
Ungkapkanlah kepada TUHAN segala hal yang membuat kita tidak Damai Sejahtera,
Menangislah di bawah kaki TUHAN dan berserahlah penuh kepada-NYA.
Kekuatan kita mungkin sangatlah terbatas,
namun tangan kuat TUHAN akan membereskan segala perkara dalam hidup kita.
“Punya-Mulah lengan yang perkasa,
kuat tangan-Mu dan tinggi tangan kanan-Mu.” (Mazmur 89:14)
“Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.” (Mazmur 37:5)
Goϑ ϐlešš Yoυ