Ps Yudi Lau :Menebang Kotoran Batin
Refleksi Ada seorang pemuda yang menanam pohon berduri di tengah jalan, Tetangga di sekitarnya sudah berulang kali memperingati agar memotong pohon tersebut.
Namun setiap kali di ingatkan, dia selalu menjawab akan di potong, tapi tidak pernah di laksanakan, Kemudian si pemuda menjadi tua dan pohon tersebut belum juga di potongnya.
Pohon itu semakin bertambah besar, cabang²nya bertambah tajam, besar dan hampir menutupi jalan,
Durinya juga melukai orang yang melewati jalan tersebut.
Si Pemilik pohon sangat ingin memotong pohon tersebut, tapi apa daya usianya sudah sangat tua dan lemah.
Dalam hidup ini, sudah banyak pohon berduri di tanam dalam batin, yang durinya tidak saja menusuk orang lain tapi juga diri sendiri.
Potonglah segera seluruh duri itu sebelum kehilangan tenaga,
Pohon berduri dalam diri adalah Kotoran Batin, seperti:
Ketamakan,
Kebencian,
Kedengkian,
Dendam,
Kesombongan,
Kekikiran.
Sebagai manusia, kita rentan berbuat kesalahan, dengan bertambahnya usia, meningkat pula kekuatan pohon duri tersebut.
Saat ini adalah waktu yang tepat menebangnya dan jangan tunggu sampai keesokan harinya.
“Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap,
jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.
Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.” (Efesus 4:17-19)
Goϑ ϐlešš Yoυ