Ps Yudi Lau : Waktu Untuk Berbicara Dan Menjadi Pendengar Yang Baik
. Ps Yudi Lau
Refleksi Ketika musim kering telah tiba, sekelompok angsa ber-siap² terbang bersama meninggalkan sebuah danau yang mulai dangkal untuk bermigrasi ke arah selatan ke sebuah tempat di mana air mengalir.
Seekor katak yang gelisah memohon kepada sepasang angsa yang sedang ber-siap² agar turut membawa serta dirinya.
"Bagaimana caranya agar kita bisa membawa serta kamu, sementara kamu hanya bisa melompat?" jawab si angsa jantan
"Saya ada ide, kalian gigit erat² kedua ujung akar rumput ini dan saya menggigit di tengah, kemudian terbang bawalah saya beserta kalian" Sahut si katak seraya meletakkan sebuah akar rumput di hadapan mereka.
"Baiklah, itu sungguh ide yang hebat, kami setuju terbang bersamamu." jawab si angsa betina di sertai anggukan setuju pasangannya.
Terbanglah mereka dengan membawa si katak yang tergantung di tengah akar rumput yang di gigitnya.
Di bawah sana banyak orang berdecak kagum keheranan serta memuji melihat kecerdikan mereka bertiga.
Sampai kemudian tak luput dari angsa lain yang terbang bersama mereka juga turut memuji dan salah satunya berkata, "Kalian bertiga sungguh cerdik, siapa yang punya ide secemerlang ini?"
"Ide saya..." sahut si katak dengan spontan membuka mulutnya dan seketika itu lepaslah gigitannya dari akar rumput dan dalam sekejap tubuhnya meluncur deras ke bumi, hancur menghantam bebatuan di bawah sana.
Ada pepatah yang mengatakan, "Tutuplah mulutmu, maka orang takkan tahu seberapa tahu nya kamu, dan bukalah mulutmu, maka mereka takkan meragukan ketidak tahuanmu."
Pepatah itu benar adanya, tapi bayangkanlah apa saja yang akan hilang seandainya tak ada yang buka mulut.
“Sekiranya kamu menutup mulut, itu akan dianggap kebijaksanaan dari padamu.”
(Ayub 13:5)
HIKMAHNYA ADALAH TENTANG KAPAN WAKTU YANG TEPAT UNTUK BERBICARA, DAN KAPAN WAKTUNYA MENJADI PENDENGAR YANG BAIK.
”Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak.” (Amsal 25:11)
Goϑ ϐlešš Yoυ