Ps Yudi Lau : Membuang Rasa Kegelisahan Hati
Refleksi KEGELISAHAN HATI yang membuat hati kita menjadi KUATIR; KEKUATIRAN akan mempengaruhi akan PIKIRAN dan TINGKAH LAKU kita; KEKUATIRAN yang akhirnya membuat kita berpikir pendek dan parahnya lagi menghalalkan segala cara.
Mari buang jauh akan KEGELISAHAN HATI dan KEKUATIRAN kita, karena kita telah di selamatkan menjadi anak² Kerajaan Sorga.
Gelisah itu wajar manusiawi, setiap orang pasti merasakannya, menghadapi kegelisahan sederhana saja, yakni dengan percaya kepada TUHAN.
Jika kita merasakan hidup tak menentu dan kehilangan arah, maka datanglah kepada TUHAN.
Jika hidup kita berbeban berat, bawa saja semua beban itu kepada TUHAN, maka DIA akan meringankan beban kita itu.
“Marilah kepadaKU, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
(Matius 11:28)
Jika kita mengalami sakit penyakit, mintalah kesembuhan kepada TUHAN,
maka oleh bilur²NYA, kita di sembuhkanNYA.
Apakah kita kuatir akan kebutuhan hidup?
Setiap hari kita pasti akan di perhadapkan dengan berbagai Keperluan dan kebutuhan, namun sebagai orang percaya kita harus percaya bahwa hidup kita selalu ada dalam Berkat dan Pemeliharaan TUHAN.
Dalam Filipi 4:19 di katakan, "Tuhanku akan memenuhi segala keperluanmu menurut Kekayaan dan Kemulian-NYA dalam Yesus."
Ayat ini adalah jaminan bagi setiap kita untuk selalu Percaya kepada TUHAN bahwa di dalam DIA, kita tidak akan kekurangan.
Burung di udara saja TUHAN pelihara, apalagi kita biji mata-NYA yang sangat di kasihi-NYA, bukankah kita akan lebih lagi di pelihara oleh TUHAN?
“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.”
(Yohanes 14:1)
Goϑ ϐlešš Yoυ