News Breaking
Youtube
wb_sunny

Breaking News

Ibilis Bukan Saksi (Lukas 4:31–44)

Ibilis Bukan Saksi (Lukas 4:31–44)

Kebenaran:
Ayat 34. “Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.”

Ayat 35. “Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: “Diam, keluarlah dari padanya!” Dan setan itupun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.”

Ayat 41. “Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak: “Engkau adalah Anak Allah.” Lalu Ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias.”
Karya Keselamatan Allah, tidak membutuhkan kesaksian dari para musuhNya dan tidak diijinkan mereka bersaksi, karena Keselamatan hanya dianugerahkan kepada orang yang terbuka hatinya.

Pelayanan Yesus sungguh mengagumkan banyak orang, tidak ada satu kuasapun yang tidak tunduk pada otoritasNya, sehingga segala penyakit dari roh roh jahat diusirNya. Namun ada satu yang menarik bahwa setan pun hendak memberi kesaksian tentang siapa Yesus dan Yesus tidak bersedia atau mengijinkan setan untuk bersaksi tentang diriNya. 

Mengapa demikian, Tuhan Yesus hanya mengijinkan kepada siapa yang mengalami karya keselamatan Yesus, mengalami pengampunan dosa, mengalami penebusan oleh darah Yesus, mengalami kehidupan baru, menjadi milik Yesus untuk kemuliaan Bapa di Sorga. Merekalah yang pantas untuk bersaksi sebagai ungkapan sukacita telah mengalami kasih Allah. Jadi dengan kata lain, iblis dan krabatnya tidak pantas untuk memberi kesaksian itu.

Jika kita telah mengalami kebaikan Tuhan Yesus dan enggan bersaksi, jangan -jangan krabat si jahat.
Aplikasi:
Mari bersaksi tentang kebaikan Yesus yang telah kita alami. 
Sumber Pdt David Samuel

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.