Siapkah Kita? (Ayub 40:1–5)
Kebenaran:
Ayat 1. “Maka jawab TUHAN kepada Ayub:
Ayat 2. “Apakah si pengecam hendak berbantah dengan Yang Mahakuasa? Hendaklah yang mencela Allah menjawab!”
Berdiam dirikah Allah untuk seterusnya, melihat kebebalan dan kebenaran diri manusia. Akan ada masanya semua orang akan berhadapan denganNya.
Setelah sekian panjang Ayub memaparkan keluh kesah serta mengunjukkan kebenaran dirinya kepada Allah, saat ini Ayub benar-benar diperhadapkan dengan tantangan Allah untuk membuktikan kebenaran apa yang dia miliki sehingga Allah pantas mengapresiasi Ayub.
Dalam ujian ini Ayub mulai memikirkan kembali siapakah dirinya dihadapan Allah yang Mulia, dan menyesali perkataannya serta tuduhan kepada Allah, ternyata ia terbatas untuk menyelami pikiran Allah.
Siapakah kita dihadapan Allah yang Maha segalanya? Seringkali kita berbantah terhadap rencana agungNya atau bahkan menolak karyaNya, suatu hari kita pasti akan terkejut dengan hari pertanggungan jawab kehidupan kita masing-masing. Untuk itu terimalah Yesus Kristus sebagai penjamin keselamatan kita di hari penghakiman.
Aplikasi:
Rendahkanlah diri kita dihadapan Allah dan terimalah kasih karunia Yesus Kristus, maka kita beroleh keselamatan.
Sumber Pdt David Samuel