Ps Yudi Lau : Kita Adalah Tuan Dari Hati Kita Sendiri
Refleksi Seorang pria muda bertanya kepada seorang kakek yang bijaksana, “kek, bagaimana cara meraih hidup yang lebih baik dan bahagia?”
“Apa yang membuatmu bertanya seperti itu?“
“Aku telah memiliki segalanya, aku punya Kekayaan, Pangkat, Popularitas, Kepandaian, tetapi hidupku terasa Hampa.
Aku tidak merasa hidup penuh dengan Kemenangan dan Sukacita, Sementara itu, ku lihat kakek sepertinya selalu merasa bebas dari segala belenggu...“
“Coba lihat dengan seluruh kejujuranmu,
apakah engkau punya 4 sifat HATI MULIA ini? Kalau engkau belum memilikinya, milikilah sekarang juga, maka hidupmu tak akan terasa hampa...“
Inilah 4 HATI MULIA itu:
1. HATI yang MERENDAH.
2. HATI yang MEMBERI baru MENERIMA.
3. HATI yang TULUS.
4. HATI yang BERSYUKUR.
Akan lebih berbahagia bila kita bisa MEMBENTENGI dan MENJAGA HATI kita dari ketersinggungan, daripada kita mengharapkan orang lain menjaga PERKATAAN dan PERBUATANNYA.
Perbuatlah agar hati lebih lebar,
sehingga mampu menyimpan segala duka dan luka yang di lemparkan orang lain.
MARI JAGA HATI,Jangan biarkan sikap buruk orang lain menentukan buruknya cara kita bertindak.
Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tak baik, Jangan memasukan "sampah" ke dalam hati.
Belajarlah memafkan, karena memaafkan bisa menjadi kunci keberhasilan, Jadikan "sampah" sebagai "pupuk" penyubur semangat kita.
KITA ADALAH TUAN DARI HATI KITA SENDIRI.
“Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu.” (Amsal 27:19)
Goϑ ϐlešš Yoυ