Melakukan Seperti Untuk Tuhan.
Direndahkan karna penampilan...???
Itu sih sering. Tapi dari situ juga saya bisa belajar bersyukur dan mengukur hati seseorang....
ARTIKEL- Suatu hari...setelah seharian berkeliling dalam kegiatan. Muka merah, wajah kusam, keringetan, dan pakaian seadanya. Lalu dengan mengendarai motor tua saya parkir disebuah tempat dan tanpa mikir panjang saya duduk relax di tanah tanpa mikir celana kotor dll (karna memang lelahnya)
Waktu itu juga saya disamperin orang yang berkaos dan celana jeans nampak bersih dan rapi dengan pertanyaan awal : "Ngapain bapak disini"
Saya jawab santai kalau saya seorang relawan yang habis berkegiatan, rasanya perlu istirahat disini dulu.
Dan langsung saja orang itu bercerita panjang kalau dirinya juga seorang relawan yang sudah malang melintang lama dan cukup di kenal, namun dirinya dipandang sebelah mata oleh rekan²nya. Dan dia juga banyak memberi saya nasehat/pandangan bagaimana cara membantu orang, berkorban dan lain sebagainya.
Saya tetap duduk santai menikmati istirahat saya karna memang sedang sangat lelah dan saya juga tidak terlalu kenal dengan mereka. Sampai akhirnya saya pamitan untuk pulang karna sudah ada tenaga untuk melanjutkan perjalanan.
Ada banyak cerita tentang sikap dan cara orang ketika melihat saya. Tapi saya tetap memilih jadi saya yang seperti apa adanya. Karna tentu saja saya nggak memiliki kemampuan untuk menunjukkan kalau diri saya punya hal lebih atau layak untuk di sombongkan. Satu hal yang saya tahu dan lakukan, melakukan segala sesuatu adalah melakukan seperti untuk Tuhan.
Ada tertulis :
"Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." Kolose 3:23
Tuhan Yesus memberkati