News Breaking
Youtube
wb_sunny

Breaking News

Ps Yudi Lau : Membuang Masa Lalu

Ps Yudi Lau : Membuang Masa Lalu

Refleksi Saat menjabat sebagai Menteri Luar Negeri AS, Jenderal Colin Powell mendapati sebagian pidato yang di sampaikannya di PBB di tulis berdasarkan informasi yang salah.

Selama perjalanan kariernya yang bertahan lama dan cemerlang,
pidato tersebut menjadi noda yang mencoreng perjalanan kariernya.

"Saya kecewa," ujarnya pada seorang pewawancara.

"Saya menyesal kejadian itu bisa terjadi dan berharap seandainya mereka yang mengetahui informasi itu memberi tau saya saat itu juga, tapi saya tak dapat mengatakan apapun lagi tentang ini."

Alih² terkurung dalam kungkungan masa lalu, Powell berkata bahwa ia memilih "fokus ke depan dan tak menengok ke belakang."
Kita memiliki masa lalu yang kita sesali sekarang, Mungkin berupa kesalahan tak di sengaja, kegagalan moral, atau keputusan bodoh, Kita berharap seandainya semua itu tak pernah terjadi, namun itu terus terngiang dalam pikiran kita dan sering membuat kita jatuh.

Penulis kitab Amsal berkata,
“makanlah madu, sebab itu baik;
dan tetesan madu manis untuk langit-langit mulutmu. Ketahuilah, demikian hikmat untuk jiwamu: Jika engkau mendapatnya, maka ada masa depan, dan harapanmu tidak akan hilang.” (Amsal 24:13-14)

Meski masa lalu menjadi bagian hidup kita, masa lalu tak harus menentukan masa depan kita.

“Jika Engkau, ya Tuhan, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.” (Mazmur 130:3-4)

Dengan Hikmat TUHAN dan Ampunan yang di tawarkan-NYA, kita dapat memusatkan Pikiran pada masa depan dengan penuh Harapan.

Penyesalan hari² yang dahulu lenyap sudah dalam anugerah Pengampunan TUHAN;
Ketakutan penuh rasa bersalah pun berlalu, Sebagai gantinya, Sukacita merekah.

LEBIH BAIK MELIHAT KE DEPAN DAN BERSIAP DIRI  DARIPADA MELIHAT KE BELAKANG DAN BERPUTUS ASA.
GoĻ‘ ϐleŔŔ YoĻ…

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.