News Breaking
Youtube
wb_sunny

Breaking News

Kesempatan Yang Terlewatkan (Lukas 6:12–26)

Kesempatan Yang Terlewatkan (Lukas 6:12–26)

Kebenaran:
Ayat 16 “Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.”

Allah tidak menghendaki kematian orang Fasik, melainkan pertobatan dari kelakuannya.
Pada saat selesai berdoa Yesus memilih dari sekian banyak orang untuk menjadi murid-muridNya dan salah satunya Yudas Iskariot, yang dikemudian hari menjadi seorang yang menjual Yesus untuk diserahkan kepada para pemimpin agama Yahudi dan akhirnya Yesus divonis hukuman mati di salib.

Nampaknya Yudas ini sudah ditakdirkan untuk menjadi pengkhianat sejak dari awal, namun tidaklah demikian. Bila kita perhatikan Lukas Ps. 1, kitab ini ditulis setelah semua peristiwa Yesus tergenapi, kemudian baru disusun secara teratur menjadi satu kitab Injil Lukas. Jadi lebel pengkhianat itu ditambahkan setelah terjadinya semua peristiwa.

Jadi apakah Yesus sengaja membiarkan Yudas menjadi pengkhianat? Tidak, justru Yesus memberi banyak kesempatan kepada Yudas untuk diperbaharui sifatnya saat menjadi muridNya. Berkali-kali Yesus mengajar, memberi peringatan, menyatakan kuasaNya, serta jaminanNya keselamatan. Ini bukti bahwa Yesus tidak menghendaki kematian seorang fasik, melainkan pertobatan dan ini  kesempatan bagi Yudas untuk bertobat, namun dia lewatkan, hanya untuk memuaskan nafsunya.

Ingatlah tidak semua orang Kristen mengambil kesempatan menjadi murid Yesus yang bersedia ditempa dan dibentuk serupa Kristus, namun kesempatan itu terlewatkan demi ambisi Yudas Iskariot.

Aplikasi:
Pakai kesempatan ini untuk segera memperbaiki sikap kekeristenan yaitu menjadi murid Yesus Kristus yang berproses. Sumber Pdt David Samuel

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.